Terbaik terbaik

Cegah Banjir, Drainase di Depan SPBU Lembang Dibersihkan


Sejumlah petugas Satpol PP dan Dinas PU, saat membersihkan drainase sekaligus memindahkan lapak di jalan poros Majene Mamuju. (Foto : Syarifuddin Andi)

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Salah satu upaya Pemerintah kabupaten majene dalam mengantisipasi bahaya banjir, yaitu dengan terus melakukan  berbagai perbaikan dan pembersihan. Dinas PUPR kabupaten Majene mengerahkan sejumlah petugas untuk terus membersihkan sedimen ataupun lumpur dari drainase di Kawasan depan SPBU Lembang Kelurahaan Tande Timur Kecamatan Banggae Timur, tepatnya di Jalan poros Majene-Polman, selasa (09/03/2021).

Kepala Dinas PU Kabupaten Majene H. Inindria SE.M.Si saat ditemui di selah sela pembersihan drainase mengungkapkan, kegiatan pembersihan dikerjakan berdasarkan laporan masyarakat yang mengeluhkan drainase yang tersumbat, yang menyebabkan air selokan/drainase menutupi badang jalan saat hujan turun, sehingga kami melibatkan dinas PUPR dan Satpol PP kelurahan, kecamatan dan babinkamtibmas.

Baca juga  Gunakan Ranting Basah, Polisi, Koramil dan warga Sukses Padamkan Api di Pamboang

Langkah yang dilakukan untuk mengurangi debit air yang menggenangi badan jalan poros antara kabupaten Majene Polman, agar memperlancar jalur lalu lintas. “Banyak yang harus dilakukan, diantaranya membersihkan penyumbatan lumpur pada gorong-gorong yang mengakibatkan aliran air tidak lancar,” ujar Inindria.

Lanjutnya, pembersihan dilakukan dengan menggunakan satu unit alat berat eksavator dan dua mobil truk pengangkut sampah, yang mengangkut endapan lumpur dan sampah yang menumpuk. “Debab apabila tidak segera dibersihkan, dapat  menyebabkan parit atau gorong-gorong menjadi buntu dan menjadi genangan air,” tambahnya.

Baca juga  Salut, Kadis Hingga Staf Distanakbun Majene Berdonasi Bantu Benih ke Petani

Keterliban Satpol PP sebanyak 30 personil dalam hal ini, untuk menertibkan lapak yang ada di atas drainase, yang akan dipindahkan sementara sehingga tidak mengganggu proses pembersihan drainase dan sebagian di bongkar beramai ramai bersama pemilik lapak.

Baca juga  Pemkab Majene Siapkan Bibit Ikan Lele dan Tanaman Untuk Kampung Tangguh

Kasatpol PP Andi Zainal Fahri mengungkapkan, pihaknya tidak melakukan penindakan untuk penertiban disebabkan belum ada perintah bupati. “Lapak ini tak memiliki ijin pendiriaan dan lahan yang digunakan yang tidak ada izin pemilik lahan, mereka hanya mendirikannya sendiri tanpa sepengatahuan kami,” ujarnya.

Zainal berjanji, hal itu akan disampaikan ke bupati agar ada tindakan baru. “Kami Satpol PP menindaki pedagang yang ada di pinggir jalan poros provinsi, kami akan tertibkan,” pungkas Zainal. (Syarifuddin Andi)