Dibaca : 37 kali.

Bupati Majene Lukman Sempatkan Diri Ikuti Virtual Pengintegrasian Gender dalam Perjalanannya Menuju Makassar


Bupati Majene Lukman saat mengikuti verifikasi lapangan dalam rangka APE pengintegrasian Gender secara virtual.

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Kabupaten Majene telah merampungkan kegiatan Verifikasi Lapangan dalam rangka Anugrah Parahita Ekapraya (APE ) Dalam Pengintegrasian Gender. Verifikasi tersebut digelar secara virtual, Selasa 6 April 2021 dengan pihak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) RI di Jakarta.

Verifikasi diikuti oleh Bupati Majene (Virtual), PJ Sekda Majene Suyuti Marzuki, Staf Ahli Pendidikan Mustamin, serta OPD terkait, Organisasi Perempuan serta stakeholder lainnya.

Deputi pengarusutamaan Gender  Kementerian PPA RI Dermawan yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, untuk tahun ini menjadi tantangan karena situasi Covid 19. Meski demikian ia mengapresiasi Pemkab Majene yang telah  melengkapi data informasi, khususnya pengarusutamaan gender sesuai waktu yang ditetapkan.

Maksud kegiatan tersebut untuk memverifikasi dan melihat lebih dalam pengarusutamaan gender berdasarkan isian formulir. “ Harapan kami memeroleh data lengkap komprehensif dan objek TIF sebagai dasar pertimbangan untuk nominasi PPE 2020 sebagai apresiasi yang berhasil dalam pengarusutamaan gender, “ ujarnya.

Baca juga  Wabup Majene : Terima Kasih Pak Polisi, Terima Kasih Pak Tentara

Meski demikian, penetapan salah satu Verifikasi bersifat evaluasi sementara yang tidak secara otomatis menjadikan Majene masuk dalam nominasi namun berpulang dari hasil verifikasi dan konfirmasi data.

Bupati Majene Lukman yang tengah berada di luar daerah mengatakan, Pemerintah Kabupaten Majene telah berkomitmen untuk memberikan perhatian dalam percepatan pengarusutamaan gender. “Salah satunya menempatkan perempuan dalam posisi strategis di Pemerintahan. Dimana dari 32 pimpinan OPD  ada 10 diantaranya yang dinakhodai  perempuan,” ujarnya.

Baca juga  Kerjasama Samsat, Bank Sulselbar Cabang Majene Dirikan Layanan Ga’de UPTD

Tidak hanya itu, hampir di semua sektor, perempuan telah mengambil andil yang besar mulai dari sektor perikanan, perkebunan, pertanian sosial dan budaya. Ia mencontohkan untuk hasil perikanan laut, perempuan tidak hanya menjual tapi juga mengolah lagi dalam bentuk abon, kerupuk lalu dipasarkan.

Bahkan kata Lukman, dua hari yang lalu ia juga membuka pelatihan keterampilan pengolahan coklat yang dilaksanakan BDI Makassar dengan melibatkan hampir 85 persen perempuan. Ia berharap tim mampu mengambil bagian yang maksimal di tujuh penilaian tersebut, diantaranya Komitmen OPD, Kebijakan kelembagaan, SDA dan Anggaran,  data dan informasi, metode dan peran serta masyarakat dan dunia usaha.

“Saya harap seluruh OPD  Majene memperhatikan tujuh poin penilaian, temukan dan ambil bagian serta berikan kontribusi yang terbaik agar kita bisa mencapai tujuan tersebut dengan cepat dan akurat,” sebutnya.

Baca juga  Barru Pengumpul Zakat Terbesar di Sulsel, Jumlahnya Capai 18 Miliar

Sementara itu Pj Sekda Majene Suyuti Marzuki memaparkan, untuk menguatkan peran gender juga telah terurai melalui dokumen RPJMD. Ia juga menyampaikan pencapaian indeks pemberdayaan gender (IDG), dimana kesenjangan antara Kabupaten lainnya sangat jauh. Majene berada di peringkat pertama dengan capaian 74,3 lalu di susul Mamuju utara, Mamasa dan lainnya. Untuk Indeks Pembangunan Gender (IPG) Majene berada di peringkat kedua IPG di Sulawesi Barat. Secara bergantian tim verifikator mengajukan pertanyaan kepada OPD terkait, termasuk kepada Bupati Majene, organisasi perempuan dan lainnya. (ih)