Bupati Majene Buka Diklat 3 in 1 di BDI Makassar

  • Bagikan
Bupati Majene Fahmi Massiara bersama kepala Badan Diklat Industri Makassar.

SULBAR99.COM-MAJENE, Bupati Majene, Fahmi Massiara, membuka kegiatan diklat
3 in 1 pembuatan desain kemasan produk pangan berbasis kompetensi, angkatan XX tahun 2019, di Balai Diklat Industri Makassar,  Senin (14/10).

Diklat diikuti sebanyak 85 pelaku usaha dari Majene, dihadiri Bupati Majene, Fahmi Massiara, Kepala Badan Diklat Industri (BDI) Makassar, Elisa Katili,  Kepala Balai Rehabilitasi BNN Baddoka Makassar,  dr. Iman Firmansyah, Kepala Bappeda Majene, Andi Adlina Basaroe, serta Sekretaris DKP Majene, Misbar.

Bupati Majene, Fahmi Massiara dalam Sambutannya menyampaikan ucapan
terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Balai Diklat Industri (BDI) Makassar, yang terus mendukung upaya Kabupaten Majene dalam pencapaian program prioritas di daerah.

“Semoga kegiatan ini semakin meningkatkan sinergi bersama dalam
memajukan perekonomian daerah demi kesejahteraan masyarakat Majene.
Khusus kepada para peserta Diklat saya harapkan agar mengikuti seluruh
kegiatan pembelajaran dalam Diklat ini dengan sungguh-sungguh, supaya
ketika sepulang dari sini seluruh ilmu yang telah didapatkan dapat
dipraktekkan,”kata Fahmi.

Ia juga menyampaikan, untuk pencapaian revolusi biru pada kesempatan
ini, Majene telah mengikutkan 50 orang dalam diklat Aneka Olahan Ikan, 25 Orang diklat kemasan pangan dan 10 orang diklat Finishing furniture, total peserta sebanyak 85 Orang.

“Pelatihan ini merupakan peluang besar bagi Kabupaten Majene, terutama
dalam hal peningkatan pemahaman terhadap pengembangan produk olahan
berbasis ikan, Kemasan Pangan dan Finishing Furniture.  Kegiatan ini
merupakan tindak lanjut dari MOU yang telah terjalin antara BDI Makassar dengan Pemerintah kabupaten Majene,”ujarnya.

Sementara itu  kepala BDI Makassar, Elisa Katil menyampaikan, tujuan dilaksanakan diklat, materi diklat, tenaga pengajar diklat, peserta diklat sebanyak 150 orang, yakni sebanyak 85 orang dari Majene dan
selebihnya berasal dari Kabupaten  Luwu Utara, Kabupaten  Bulukumba, Sinjai, Takalar, Gowa, Maros, Barru dan Kota Makassar.

“Sementara untuk pemateri sosialisasi bahaya narkoba oleh kepala balai
rehabilitasi BNN Baddoka Makassar dr. Iman Firmansyah,”kata Elisa.(Ali).

  • Bagikan