Bupati Majene AST Tekankan Jangan Mudah Terperdaya Calo Tenaga Kerja


SULBAR99NEWS.COM-POLMAN, Bupati Majene Andi Achmad Syukri T mengikuti serangkaian acara Kunjungan kerja Menteri Ketenagakerjaan RI Dr. Hj. Ida Fauziyah, M. Si., sekaligus Peresmian LTSA – PMI Layanan Terpadu Satu Atap Pekerja Migran Indonesia Kabupaten Polman Prov. Sulbar, Rabu, 24 November 2021.

Acap kali warga Majene menemui kendala atau bermasalah dalam mencari nafkah di luar negeri, itu diakibatkan tidak lengkapnya dokumen yang mereka miliki. Pemerintah Kabupaten Majene bersama Kementerian Luar Negeri sudah sering kali memulangkan warga Majene yang terkena masalah diluar negeri.

Bupati Majene dalam kesempatan tersebut mengaku bersyukur dengan adanya LTSA – PMI di Polman, ini juga memudahkan bagi warga Majene yang ingin mengurus segala kelengkapan dokumen bila bermaksud mencari nafkah diluar negeri, juga bertujuan agar para warga tidak lagi terlibat menjadi TKI Ilegal, yang tentu saja akan merugikan bagi warga itu sendiri.

Baca juga  Usaha Pertamini Semakin Menjamur di Majene, Kapolda Surati Bupati

Bupati Majene menghimbau kepada warga Majene yang ingin mencari kerja diluar negeri menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) agar jangan mudah terperdaya kepada para calo tenaga kerja, bila belum jelas dan lengkap segala persayaratan keberangkatan dan menetap diluar negeri, agar tidak terulang kembali hal hal yang tidak diinginkan pungkasnya.

Baca juga  Kakanwil Kemenag Sulbar Tekankan ASN Harus Kerja Cepat, Cerdas dan Tuntas

Menteri Ketenagakerjaan dalam sambutannya menyampaikan “LTSA ini dibentuk sebagai salah satu upaya perbaikan tata kelola penempatan pekerja migran, karena LTSA mengintegrasikan berbagai layanan, seperti layanan ketenagakerjaan, kesehatan, keimigrasian dalam satu tempat. Dan juga untuk memberikan pelindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia.

Sekarang sudah terbangun 45 LTSA di beberapa kota di Indonesia. Dengan adanya LTSA-PMI ini, saya berharap dapat memberikan kesadaran bahwa mengurus dokumen untuk bekerja ke luar negeri itu mudah dan cepat, sehingga tidak ada alasan lagi bagi masyarakat kita untuk bekerja tanpa dokumen.

Baca juga  Puluhan Hewan Laut Ubur-Ubur Serang Pantai Wisata Barane

Permasalahan yang terjadi banyaknya PMI yang menggunakan calo dengan alasan karena lebih murah, lebih mudah. Maka kita pastikan pemerintah bisa membuat pemberangkatan PMI itu lebih murah, mudah dan cepat juga memastikan pelindungan PMInya juga di jamin melalui LTSA ini.

“Kami menyambut baik dengan konsen Pemda untuk meningkatkan kompetensi PMI sebelum berangkat ke negara penempatan dengan penyerahan BLK UPTD ke BLK UPTP,” ujarnya.

Turut serta hadir Gubernur Sulbar, Para Pejabat Eselon I Kementerian Ketenaga kerjaan RI, Sekda. Sulbar, Bupati Polman, Forkopimda Polman dan undangan lainnya. (ih)