BRPBAPPP Maros Bantu Pengembangan Tambak Garam di Barane


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAPPP) Kabupaten Maros berkeinginan membantu kembangkan tambak garam di Kabupaten Majene.

Hal tersebut diungkapkan kepala BRPBAPPP Maros DR. A. Indra Jaya Asaad, pada acara Rapat Koordinasi Identifikasi Potensi Lahan untuk mendukung program pengembangan garam, di aula kantor Dinas Kelauta dan Perikanan Majene, Kamis (18/03).

“Kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan di Majene, tujuannya  dalam rangka menindaklanjuti arahan Kepala BRSDM untuk bersama sama pemerintah daerah Sulawesi Barat untuk  pengembangan garam dalam mewujudkan swasembada garam nasional,”ucap A.Indra Jaya.

Baca juga  Gus Menteri : Kunci Keberhasilan Performa Kemendes PDTT Ada di Pendamping Desa

Indra Jaya juga menyampaikan bahwa BRPBAPPP Maros akan membantu dari sisi pengembangan kelompok, tujuannya untuk memperkuat kelompok serta pendampingan kelompok dari penyuluh perikanan.

“Nantinya juga akan didukung dari Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Bitung, untuk memberikan pelatihan kepada kelompok petani garam yang selanjutnya nanti akan dibentuk oleh penyuluh perikanan,”ujarnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten Majene Ichwanti, dalam sambutannya saat membukan rapat menyampaikan, di kabupaten Majene untuk saat ini belum ada pelaku utama tambak garam,  sementara potensi untuk pengembangan garam cukup besar.

Baca juga  Gus Menteri Ajak Fatayat NU Entaskan Stunting di Pedesaan

“Karena ada beberapa daerah yang kadar garamnya tinggi sehingga muncul garam secara alami,  namun memang belum dikelola dengan baik,  sehingga mudah-mudahan dengan adanya dukungan KKP potensi garam di Majene bisa dikembangkan dan berharap nantinya bisa adopsi teknologi sehingga dapat menghasilkan garam yang berkualitas,” ungkapnya.

Sementara itu Perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Barat, Frayanti Sanra Lestari  mengatakan, kedepan kabupaten Majene akan didorong untuk pengembangan garam di Sulawesi Barat karena potensinya cukup besar dan juga kebutuhan garam di Majene juga besar.

Baca juga  Ombudsman Sulbar Rapid Assessment Terkait Perangkat Desa di Majene

“Terutama untuk bahan pengolahan ikan asin yang selama ini disuplai dari Sulawesi Selatan. Kita berharap dengan adanya pengembangan garam di Majene, sehingga tidak perlu lagi mendatangkan garam dari luar dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir Majene,”kata Frayanti.

Usai rapat dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke lokasi rencana pengembangan tambak garam di lingkungan Barane, kelurahan Baurung, dan sekaligus diskusi dengan masyakat yang nantinya akan menggarap tambak garam.(Alim).