Terbaik terbaik

Brimob Bagi-bagi Sembako di Kampung Mandar dan Sumpang Minangae


SULBAR99NEWS.COM-PAREPARE, Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan di tengah mewabahnya pandemi Corona Virus (Covid-19), Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan menggelar Bakti Sosial pembagian Sembako kepada warga kurang mampu.

Bertempat di Kelurahan Sumpang Minangae dan Kampung Mandar Kelurahan Bumi Harapan Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare, Selasa (21/04/2020).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan Kompol Sapari, S.Sos., didampingi Pasi Min Batalyon B Pelopor Iptu Harbi Baso bersama sejumlah personel Batalyon Pelopor, dengan sasaran kegiatan yakni warga kurang mampu dengan penghasilan tidak tetap, khususnya yang terdampak secara sosial ekonomi akibat penyebaran wabah virus Covid-19.

Baca juga  Jalin Silaturrahmi, Bhabinkantibmas Polsek Banggae Berkunjung ke Kelurahan Banggae

Komandan Batalyon B Pelopor Kompol Sapari, S.Sos mengungkapkan,
pembagian sembako kepada warga terdampak merupakan wujud kepedulian Polri khususnya Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan guna meringankan beban mereka.

Baca juga  Beri Rasa Aman, Polsek Tinambung Patroli di Sejumlah Masjid

“Dengan adanya pemberlakukan stay at home atau di rumah saja untuk mencegah penyebaran virus Corona, maka tentunya berdampak pula terhadap perekonomian masyarakat. Maka dari itu untuk mengatasi kesulitan masyarakat, Batalyon B Pelopor Satuan Bimob Polda Sulawesi Selatan dan jajaran menggelar bakti sosial,” ungkap Sapari.

Kegiatan pembagian sembako dilakukan komandan Batalyon B Pelopor bersama personelnya secara door to door (dari rumah ke rumah). Ia juga melakukan sosialisasi agar masyarakat mematuhi imbauan pemerintah tentang protokoler kesehatan dan protokoler keselamatan, mengingat hal itu diperlukan guna memutus mata rantai penyebaran Virus Corona agar tidak meluas.

Baca juga  Urkes Polres Pasangkayu Door To Door Periksa Kesehatan Personil

“Untuk sementara, warga tinggal di rumah dulu, ikuti protokol kesehatan dan protokol keselamatan, kalau tidak ada kepentingan mendesak jangan keluar rumah untuk memutus mata rantai covid-19,” tutup Sapari. (Firdauz)