BNN Polman Ajak Penegak Hukum Wujudkan PolmanTanggap Ancaman Narkoba


SULBAR99NEWS.COM-POLMAN– Badan Narkotika Nasional Kabupaten Polewali Mandar (BNN Polman) gelar workshop penguatan kapasitas aparat penegak hukum dalam mewujudkan kota tanggap ancaman narkoba pada sektor kewilayahan. Di Aula Hotel Al Ikhlas Kab. Polman, Kamis (04/11/2021) 

Kegiatan tersebut diikuti oleh TNI-Polri, Pengadilan dan kejaksaan negeri serta Satpol PP Kab. Polman.

Baca juga  Tingkatkan Perekonomian di Majene, Bupati Ikuti Rakornas Investasi

Dalam sambutannya Kepala BNN Kabupaten Polewali Mandar Syabri Syam, S.Pd., M.Si, Mengatakan bahwa Aparat Penegak hukum memiliki peranan yang sangat besar guna menekan dan mengendalikan angka penyalahgunaan narkotika serta melakukan upaya untuk mengurangi dampak buruk yang diakibatkan oleh penyalahgunaan narkotika.

Kegiatan ini dimaksudkan agar penegak hukum bersama-sama dalam hal pemberantasan narkoba khususnya di Kabupaten Polewali Mandar.

Baca juga  75 Lansia di Majene Dapat Bansos Rp 2,7 Juta dari Kemensos

“Dengan mengajak Bintara Pembina Desa dari Koramil, Babinkamtibmas dari Polsek yang tersebar di Desa-Desa tentunya kita bisa bersama-sama menangani daerah yang kita siapkan untuk wujudkan wilayah tanggap ancaman narkoba.” Ucapnya.   

Kedepannya, Kata Syabri, Arahnya Desa ataupun wilayah Bersih dari Narkoba (Bersinar) Selanjutnya Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM), disiapkan adanya agen pemulihan, sedangkan di desa bersinar adanya relawan-relawan yang membantu penanganan peredaran gelap narkoba.   

Baca juga  Majene Fokus Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

“Agen pemulihan diberikan bimbingan teknis sebagai perpanjangan BNN, untuk menangani korban khususnya pengguna, untuk dilakukan intervensi singkat, assessment dan konseling. Supaya korban narkoba ini, mereka tertangani di desa,” Tandasnya. (Zik-Md)