Bertepatan Hari Jadi Majene ke 475, Tiga Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh


Ketua Tim Medis, dr.Nurlina Melepas Tiga Pasien Covid-19 Yang Dinyatakan Sembuh

SULBAR99NEWS.COM–MAJENE, Sebanyak 3 orang pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di gedung LPMP Sulbar di kelurahan Rangas, kembali dinyatakan sembuh, setelah melalui 1 kali swab.

Hal ini disampaikan tim medis RSUD Majene, dr.Nurlina saat melepas kepulangan 3 pasien sembuh di halaman gedung LPMP Sulbar, kecamatan Banggae, dihadiri pejabat Sekda Majene, Burhan, kepala pelaksana BPBD Majene, Ilhamsyah dan Kapolsek Banggae, AKP Muh.Sukri, Sabtu (15/8/2020).

Ketiga pasien yang sembuh tersebut masing masing Ririn Anggun Panca Wati, (29) warga lingkungan Camba Utara, Jumuriah (53) warga lingkungan Garo’go dan Ramlah (23)  warga lingkungan Tunda.  tersisa 16 orang pasien yang saat ini menjalani perawatan di LPMP Sulbar Kab. Majene sampai sore tadi.

Kembali hari ini 3 pasien yang selama ini dirawat di gedung LPMP Sulbar Kab. Majene dinyatakan sembuh, setelah melalui 1 kali swab, hal ini disampaikan langsung oleh dr. Nurlina, Sp. P pada saat pelepasan ketiga pasien tersebut.

Baca juga  Di tengah Covid-19, Masih Ada Warga yang Peduli Dengan Sesama

Ketiga pasien yang sembuh tersebut masing masing bernama Ririn Anggun Panca Wati (P) 29 thn berasal dari Camba Utara, Jumuriah (P) 53 thn berasal dari Lingk. Garo’go dan Ramlah (P) 23 thn berasal dari Lingk. Tunda,

 “Ketiga pasien sembuh tersebut menjalani rawat inap yang berbeda beda, ada yang 12 hari, ada 20 hari dan ada juga yang 21 hari, mereka selama  mendapat perawatan di gedung LPMP. Hingga hari ini pasien yang masih menjalani perawatan di LPMP sebanyak 16 orang,”ungkap dr.Nurlina.

Nurlina mengatakan, Dari ketiga pasien sembuh tersebut, salah satunya masuk RSUD Majene dalam keadaan hamil,  dan sempat dilakukan operasi cesar oleh dokter ahli kebidanan dan kandungan dr. Zulfatma, di RSUD Majene.

Baca juga  Bertambah Dua, Jumlah Positif Covid19 di Sulbar Menjadi 62 Kasus

“Ini adalah tindakan yang sangat berani dan penuh resiko dilakukan oleh dokter, bidan dan perawat di RSUD Majene termasuk dokter anastesi, karena langsung menangani persalinan pasien yang positif covid-19, setelah bayinya lahir selamat dan dilakukan test swab, Alhamdulillah bayinya dinyatakan negative covid-19,”ucap Nurlina.

Sementara itu pejabat Sekda Majene, Burhan mengatakan, selaku pemerintah  kabupaten Majene sangat mengaprseasi kepada semua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di kabupaten Majene atas kerjasamanya selama ini dalam menangani pasien positif covid-19 di LPMP Sulbar dan RSUD Majene.

“Walau dengan fasilitas yang tergolong sederhana,  namun tetap mampu memberikan pelayanan terbaik kepada pasien sehingga dinyatakan sembuh, terkhusus kepada tenaga kesehatan dibawah komando dokter ahli paru, yang semakin hari memperlihatkan peningkatan pelayanan yang siginifikan,”sebut Burhan.

Baca juga  Pandemi Covid Belum Berakhir, Kakanwil Kemenag Sulbar : Sebaiknya Shalat ID di Rumah Saja

Burhan juga berpesan kepada pasien yang telah sembuh, agar tetap patuh pada protokol kesehatan covid-19 bila sudah tiba dirumah masing masing, disarnakan juga agar tidak bercampur dulu dengan keluarga lainnya, menggunakan alat makan, alat mandi sendiri, tetap memakai masker dan tidak keluar rumah selama 14 hari kedepan.

“Ada yang unik dari suasana pelepasan hari ini, karena semua yang hadir, dokter serta perawat di LPMP kompak menggunakan pakaian adat Mandar, ini untuk menyesuaikan suasana hari ini yang bertepatan dengan Hari Jadi Majene ke 475,”ujarnya.(Alimukhtar).


COVID19