Belanja Daerah Kabupaten Majene Tahun 2020 Diproyeksi Mencapai Segini Miliar

  • Bagikan
Fahmi Massiara serahkan draft RAPBD 2020 kepada ketua DPRD Majene Salmawati Djamado.

SULBAR99.COM-MAJENE,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene bersama DPRD Majene mulai membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2020 mendatang.

Hal ini ditandai dengan penyerahan  Ranperda APBD 2020 oleh bupati
Majene, Fahmi Massiara, kepada ketua DPRD Majene, Salmawati Djamado,
di ruang rapat gedung DPRD Majene melalui rapat paripurna, Jumat
(01/11)

Dalam sambutannya, bupati Majene Fahmi Massiara menyampaikan, dalam
RAPBD Majene 2020  proyeksi pendapatan mencapai Rp 971.806.881.102,
terdiri dari PAD sebesar Rp.66.842.800.393, dana perimbangan sebesar Rp 782.672.378.940, dan lain-lain pendapatan yang sah sebeser Rp 122.291.701.770.

Sedangkan untuk belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp 969.816.881.102,
terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 578.586.562.114, belanja langsung sebesar Rp 391.230.318.998,

“Dari anggaran pendapatan dan belanja ini, untuk penerimaan pembiayaan
pada tahun 2020 ditarget sebesar Rp 10 juta rupiah, sementara pengeluaran pembiayaan ditargetkan sebesar Rp 2 miliar,”ungkap Fahmi.

Sementara itu, tanggapan dari Fraksi Demokrat Amanah terhadap RAPBD
2020 Kabupaten Majene menyampaikan, meski Fraksi Demokrat Amanah
menyetujui RAPBD 2020 dibahas lebih lanjut, namun ada beberapa catatan
yang harus diperhatikan oleh Pemkab Majene.

“Fraksi Demokrat Amanah berharap, Pemkab Majene dapat mewujudkan
penganggaran yang tepat guna, APBD harus disusun tepat waktu, penyusunan APBD dilakukan secara transparan, dimana masyarakat dapat mengetahui, serta harus melibatkan partisipasi dari masyarakat,”ungkap Ummi Nursandi, Fraksi Demokrat Amanah.(Ali).

  • Bagikan