Terbaik terbaik

Banyaknya Pendatang di Ulumanda, Nakes Posko Covid di Ulumanda sangat Kekurangan APD


APD yang digunakan petugas posko di perbatasan Majene Polman. Di Ulumanda, petugas disana sangat kekurangan APD

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Sejak posko pencegahan covid-19 Ulumanda di Salutambung dibuka, tercatat 204 warga pendatang masuk di Ulumanda. Hal ini yang membuat tenaga kesehatan (Nakes) di Posko sangat membutuhkan Alat pelindung Diri (APD).

Ismawani, S.Kep M.Kes , kepala puskesmas Ulumanda yang dihubungi Sabtu (11/4/2020) mengungkapkan, timnya sangat kekurangan APD mengingat banyaknya pendatang yang harus diskrening dan dipantau gejalanya setiap minggunya yang harus menggunakan APD.

Baca juga  Bupati dan Ketua DPRD Majene Berharap UPTP Tenaga Kerja Didirikan di Majene

“Setiap tujuh hari sejak kedatangan mereka, selain diskrening di posko, kami juga harus dipantau terus, apakah ada gejala yang timbul,” ungkapnya yang juga menyebutkan ada 12 warga Ulumanda datang dari Kalimantan dan juga beberapa mahasiswa dari Jogjakarta warga desa Kabiraan.

Baca juga  Abaikan Prokes, Warga di Kelurahan Rangas Rela Antre Demi Gas Elpiji

Saat ini, lanjut Ismawani, dia sementaramemesan 50 masker kain untuk staf puskesmas, sebab masker bedah hanya diperuntukkan untuk kontak ODP yang bergejala. “Kami sangat kekurangan sekali APD, yang diberikan dinkes masih sangat kekurangan,” tandasnya.

Selain di posko, Kapus Ulumanda juga menyiapkan satu ruang khusus untuk ruang isolasi. “Ada paling ujung satu kamar kita siapkan untuk PDP sebelum dirujuk ke Rumah Sakit. Kami jugatidak boleh sering kontak dengan pasien, sehingga hanya pasien yang benar-benar darurat, berdarah yang dilayani di UGD,” tutup Ismawani yang sangat mengharapkan bantuan APD. (Satriawan)

Baca juga  Bupati Majene Berharap, Stikes Marendeng Mampu Pertahankan Eksistensi