Banjir Tinambung, Khawatir Terulang Peristiwa 2009, Warga Sepabatu Mengungsi

  • Bagikan
Dapur umum BPBD Polman. (Foto : Awal Nugraha)

SULBAR99.COM-POLMAN, Puluhan Masyarakat Sepabatu Tinambung mengungsi ke dataran yang lebih tinggi, Minggu (12/1/2019), Sore.

Suba, salah satu korban yang terkena banjir saat diwawancarai menjelaskan, disaat luapan air sungai sudah memasuki pemukiman setinggi lutut, banyak masyarakat mengungsi kedataran yang lebih tinggi sebab khawatir akan derasnya air sungai mandar.

Wakil Bupati Polman meninjau langsung lokasi sungai Mandar. (Foto : Awal Nugraha)

Kondisi ini terjadi saat hujan yang deras secara terus-menerus kurang lebih selama 2 hari, yang menyebabkan air sungai mandar meluap, ditambah pula tidak adanya penahan air dipinggiran sungai. “Kami masyarakat berharap agar pemerintah dapat mencarikan solusi terbaik agar kejadian ini (2009) tidak terulang kembali,” ujar Suba.

Baca juga  Jelang Lebaran, Pengunjung Pasar Malam Tinambung Membludak, Lalu Lintas Macet

Dirinya khawatir peristiwa terjadi lagi seperti tahun 2009, dimana saat itu banjir juga melanda daerah Petoosang dan berimbas kesini yang menyebabkan satu rumah warga roboh terseret air.

Baca juga  Gempa di Mamuju Sulbar, Dirasakan Hingga Makassar, Segini Paniknya Warga

Sementara itu, wakil bupati Polman, Drs. H.M. Natsir Rahmat yang ditemui saat meninjau langsung lokasi terjadinya banjir berjanji akan segera membangun dapur umum BPBD Polman, PMI. “Terus berkordinasi dengan aparat setempat, seperti Babinsa & Babinkhamtibmas untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” ujar Wakil Bupati.

Baca juga  Eksekusi Rumah dan Tanah Nyaris Ricuh

Saat ini, air sudah mulai surut dan sebagian warga kembali kerumah masing-masing, sebagian lagi tetap berada dirumah kerabat karena sebab khawatir hujan susulan yang bisa terjadi karena Kondisi ini Pernah terjadi kurang lebih sepuluh tahun yang lalu.

Laporan : Awal Nugraha, Editor : Idham

  • Bagikan