Balai Transmigrasi Banjarmasin Latih Calon Transmigran Asal Kapuas


SULBAR99NEWS.COM-KAPUAS – Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (BPPMDDTT) Banjarmasin melatih para calon transmigran penduduk setempat asal Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.

Pelatihan dilaksanakan dengan tiga angkatan bertempat di gedung SDN 3 Dadahup dari tanggal 16 hingga 20 November 2021.

Hadir pada acara pembukaan antara lain Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Kapuas, Kepala BPPMDDTT Banjarmasin, Sekretaris Camat Dadahup, Sekretaris Desa Dadahup.

Baca juga  Kunjungan Perdana Kapolri ke Sulbar, Berikut Deretan Kegiatannya

Dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dihadiri Koordinator Fasilitasi Penyiapan Calon Transmigran, Ratno yang mewakili Direktur Fasilitasi Penataan Persebaran Penduduk di Kawasan Transmigrasi Ditjen Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans)

Ratno menjelaskan, calon transmigran yang mendapatkan pelatihan sejumlah 82 orang yang nantinya akan ditempatkan di permukiman transmigrasi Dadahup di Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah yang merupakan lokasi food estate.

Baca juga  Mendes PDTT Minta Kades Fokus Bangun Desa, Jangan Terjebak Dinamika Politik Pilkada

“Penyelenggaraan pelatihan dilaksanakan dengan memperhatikan protokol pencegahan COVOD-19, peserta dan tenaga pengajar telah dilakukan rapid test antigen terlebih dahulu,” kata Ratno.

Tenaga pengajar merupakan Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) di BPPMDDTT Banjarmasin dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Dadahup.

Materi pelatihan yang diberikan, kata Ratno, mencakup teknik pengolahan lahan gambut, pengenalan alat mekanisasi pertanian, teknik menanam, pemupukan, sampai pemanenan, juga mencakup teknik pemasaran dengan memanfaatkan media internet serta melatih kemampuan beradaptasi baik secara sosial maupun lingkungan.

Baca juga  Gubernur Jambi Harap JMSI Dorong Perusahaan Terverifikasi Dewan Pers

“Nantinya 82 Kepala Keluarga (KK) akan ditempatkan di permukiman transmigrasi Dadahup bersama dengan 6 KK transmigran asal Provinsi Jawa Barat, 10 KK transmigran asal Provinsi Jawa Tengah dan 5 KK transmigran asal Provinsi Yogyakarta,” kata Ratno. (ih)