Audit Kinerja ASN, Pemkab Majene Gandeng BPKP Sulbar


GANDENG BPKP. Bupati Majene H. Fahmi Massiara bersama BPKP Perwakilan Sulbar dalam Bintek Audit Kinerja

SULBAR99.COM–MAJENE–Pemerintah Kabupaten Majene, bekerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sulawesi Barat, melaksanakan bimbingan teknis
(Bimtek) audit kinerja bagi Aparatur Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), di aula Inspektorat Majene, Kamis (01/8/2019).

Bimtek dibuka langsung Bupati Majene Fahmi Massiara, dihadiri kepala
perwakilan BPKP Sulbar, Fauqi Ahmad Khair, Plt. Kepala Inspektorat
Majene, Asri Albar, koordinator Pengawas (Korwas) P3A BPKP, Lepot Sulistianto, para pejabat struktural, fungsional auditor, pengawas pemerintah urusan pemerintahan serta fungsional umum Inspektorat Daerah.

Baca juga  Hutan Mangrove di Tanangan Hampir Punah

Bupati Majene Fahmi Massiara dalam sambutannya mengatakan, Inspektorat selaku APIP bertanggungjawab melaksanakan audit kinerja dalam rangka pengawasan, atas tugas dan fungsi instansi pemerintah.

“Audit kinerja bermanfaat untuk mengetahui, apakah sumber daya
organisasi telah diperoleh dan digunakan secara ekonomis, efisien dan efektif, tidak terjadi kebocoran, atau salah lokasi dan salah sasaran dalam mencapai tujuan,”kata Fahmi.

Baca juga  592 Pelaku Usaha di Majene Dapat Stimulus UMKM

Bupati Majene Fahmi Massiara juga menyampaikan apresiasi dengan
adanya kegiatan tersebut, karena eksistensi Inspektorat Daerah, sebagai tulang punggung didalam pemerintahan daerah kabupaten Majene.

“Bapak dan ibu sebagai auditor P2UPD dan APIP secara keseluruhan membantu pemerintah kabupaten Majene dengan tugas dan fungsi dalam pembinaan dan pengawasan, baik pada tingkat desa, kelurahan, kecamatan sampai OPD tingkat kabupaten,”ujarnya.

Baca juga  Besok, Ribuan ASN dan Masyarakat Akan Tumpah ke Jalan. Ini yang Akan Dilakukan

Ia berharap dengan adanya penguatan APIP, senantiasa menjaga dan
mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin dan komitmen terhadap
tugas dan tanggungjawab bersifat sensitive dan responsive terhadap tantangan dan permasalahan baru yang timbul.

“Baik di dalam,  maupun di luar organisasi, mempunyai  wawasan jauh ke depan, mampu melakukan terobosan positif, melalui pemikiran yang kreatif, inovatif dan sistematis untuk kepentingan organisasi,”pungkasnya. (Ali).


DAERAH