Terbaik terbaik

Dibaca : 57 kali.

Astaghfirullah, Tak Beri Info Benar ke Petugas, IGD RS Majene Terpaksa Ditutup


Direktur RSUD Majene dr. Yupie Handayani

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, RSUD Majene terpaksa melakukan penutupan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), Senin, (25/5/2020).

Dalam akun facebook Direktur RSUD Majene dr. Yupie Handayani, dia menyebutkan ada seorang pasien yang masuk ke IGD RSUD Majene, yang tidak memberikan informasi yang benar kepada petugas IGD. “Datang langsung ke IGD tdk melalui PKM untuk dilakukan screening RDT, dimana screening verbal sdh dilakukan oleh petugas IGD sebelum pasien ini masuk k perawatan IGD,” tulisnya dalam akun facebook ophieq yupie.

Baca juga  Tambahan Dua Kasus Sembuh di Mateng, Jadikan Sulbar Catat 34 Sembuh Covid19

Dalam tulisannya, direktur RS Majene tersebut terlihat seperti sangat kesal dan kecewa. “Tetapi sekali lagi informasi yang diberikan tidak benar sehingga pasien dibenarkan masuk IGD oleh petugas,” kesalnya.

Setelah pemeriksaan Rapid Test (RDT) dilakukan di RSUD Majene terhadap pasien tersebut, hasilnya dinyatakan positif. “Hasil RDTnya positif, dimana pasien sudah terlanjur masuk Di IGD, yang seharusnya jika sejak awal ketahuan bahwa RDTnya positif maka alurnya akan langsung diarahkan ke perawatan infeksius control,” tambahnya.

Baca juga  Lima Warga Majene Kembali Terpapar Virus Corona

Maka untuk keamanan dan keselamatan bersama, lanjut dr. Yupie, IGD ditutup. “Dengan ini kami mengumumkan untuk menutup IGD RSUD Majene, sementara waktu, untuk persalinan tetap akan dilayani tetapi alur pintu masuknta tidak melalui IGD untuk sementara waktu.
Demikian harap maklum,” tulis Yupie dengan emoji sedih.

Baca juga  Seorang Staf Kelurahan Banggae Terpapar Corona, 32 Pegawainya Jalani Swab

Selain itu, diakhir postingannya, dr. Yupie menuluskan tagar kebohonganmu merugikan seluruh masyarakat. “Untuk selanjutnya, RSUD Majene tidak akan menerima pasien yang langsung datang ke IGD kecuali pasien kecelakaan lalu Lintas (KLL), ” tutupnya. (Satriawan)