Asnuddin Sokong : Majene itu Ibukota Afdeling, Mestinya Lebih Maju dari Kabupaten Lain di Sulbar

  • Bagikan
H. Asnuddin Sokong, SE, MM

SULBAR99.COM-MAJENE, Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Majene H. Asnuddin Sokong telah membulatkan tekadnya untuk bertarung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Majene tahun 2020, meskipun harus siap bersaing dengan sesama kader PPP Fahmi Massiara yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD PPP Sulbar sekaligus Bupati Petahana Majene.

Hal itu diungkapkan Asnuddin Sokong yang dihubungi via telepon, Rabu (16/10/2019).  Asnuddin yang merupakan salah satu pengusaha ternama di Sulawesi Barat memiliki harapan yang besar untuk menjadikan Majene jauh lebih maju dibanding kabupaten lain yang ada di Sulbar. “Majene ini ibukota Afdeling Mandar, mestinya jauh lebih di atas dari kabupaten lain. Mamuju Utara dan Mamuju Tengah baru terbentuk, tapi mereka sudah jauh lebih maju,” ungkap Asnuddin.

Bahkan Asnuddin mewanti-wanti, jika terbentuk Kabupaten Balanipa, jangan sampai mereka akan lebih maju dari Kabupaten Majene. “Saya maju sebagai calon bupati karena dorongan moril, Majene butuh perubahan. Sebagai putra Asli Mandar Majene, saya berkewajiban moril untuk memajukan Majene,” ungkap Asnuddin. Dirinya menambahkan, sejak dari dulu sampai sekarang, pertumbuhan ekonomi Majene begitu begitu saja, tidak ada peningkatan yang berarti, ”ujar Asnuddin.

Asnuddin mencontohkan Kabupaten Sidrap yang dipimpin oleh Rusdi Masse yang berlatar belakang pengusaha, kemajuan daerah itu cukup signifikan di bawah kepemimpinan seorang Pengusaha. “Dia bisa mendatangkan pembangkit Listrik tenaga angin pertama,” ujar Asnuddin seraya menyebutkan, pada umumnya daerah yang dipimpin oleh pamong, biasanya pertumbuhan ekonominya lambat.

Lebih jauh Asnuddin mengatakan, jika bupati nantinya hanya mengandalkan Dana Alokasi Umum, maka perkembangan daerah itu akan begitu begitu saja, tidak ada kemajuan berarti. “DAU itu rumusnya sudah jelas, jumlah penduduk dan luas wilayah, diurus tidak diurus tetap ada, Majene butuh pemimpin yang visioner, memiliki lobi-lobi yang bagus yang bisa mendatangkan dana yang tidak hanya bersumber dari DAU,” tambah Asnuddin.

Asnuddin menceritakan sedikit pengalaman dalam memimpin perusahaannya. “Karyawan itu butuh kenyamanan, mereka butuh harmonisasi, kepedulian dari pimpinan, ada penghormatan, etitud juga dijaga. “Kalau ada karyawan mundur, apalagi yang menduduki posisi strategis, itu berarti mereka tidak nyaman,” ungkap Asnuddin

Disinggung mengenai nama-nama yang  muncul di permukaan sebagai figur yang siap maju pada Pilkada Majene, Asnuddin mengatakan bahwa semua itu mereka baik, tapi Majene butuh yang lebih baik untuk bisa mengembangkan Majene jauh mengungguli kabupaten lain di Sulbar. (wan)

  • Bagikan