Mahasiswa Unjuk Rasa Tuntut Perbaikan, Tak Satu pun Pejabat Unsulbar di Rektorat

  • Bagikan
Puluhan mahasiswa sedang berunjuk rasa menuntut perbaikan Unsulbar. (foto : APU)

SULBAR99.COM-MAJENE, Puluhan Mahasiswa Unsulbar yang tergabung dalam Aliansi Peduli Unsulbar (APU) melakukan unjuk rasa di depan Rektorat Unsulbar, Jl. Poros Majene Lutang, Senin (14/10/2019).

Para mahasiswa tersebut menuntut enam poin untuk kemajuan kampus merah maron itu. Berikut tuntutannya :

  1. PERCEPAT PROSES PENGURUSAN AKREDITASI KAMPUS DAN AKREDITASI JURUSAN DARI C KE B
  2. PERCEPAT PROSES PENGURUSAN AKREDITASI JURUSAN ILMU POLITIK DAN TEKNIK YANG SAAT INI SUDAH KEDALUWARSA AKREDITASINYA (TIDAK TERAKREDITASI)
  3. BENTUK TIM AKREDITASI DISETIAP JURUSAN
  4. PERCEPAT PROSES PEMBANGUNAN GEDUNG KAMPUS
  5. TINGKATKAN SDM TENAGA PENGAJAR
  6. HARUS ADANYA TRANSPARANSI ANGGARAN KE FAKULTAS

Namun, aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa tersebut tak mendapat tanggapan sama sekali oleh pejabat Unsulbar. Pasalnya, tak satu pun pejabat Unsulbar seperti Rektor, Wakil Rektor dan sebagainya yang hadir di rektorat saat unjuk rasa berlangsung.

Ketua Aliansi Peduli Unsulbar, Ramli Yunuz sangat menyayangkan sikap Birokrat kampus yang tidak seorang pun hadir di rektorat. “Seharusnya pak rektor hadir kalau pun tidak bisa, ya minimal wakil Rektor 1 atau 2 yang menemui kami,” ungkap Ramli seraya menyebutkan bahwa para pejabat Unsulbar sengaja tidak hadir bahkan tidak melaksanakan upacara.

Dia menambahkan, keinginan mereka hanya ingin ada perubahan di unsulbar ke arah yang lebih baik. “Kalau begini kan tuntutan kami tidak bisa langsung ke Rektor, padahal tuntutan kami hal yang urgen,”ujar Ramli.

Insya Allah, lanjut Ramli, Aliansi Peduli Unsulbar akan turun kembali ke jalan untuk memperjuangkan tuntutannya dengan massa yang lebih besar. “Kami akan turun kembali ke jalan. Ini menyangkut masa depan mahasiswa dan alumni nantinya,”tegas Ramli. (Ih)

  • Bagikan