Anggota DPRD Sulbar Dalif Arsyad Sosialisasi Ranperda Pengembangan SDM ASN


Anggota DPRD Sulbar Dalif Arsyad saat sosialisasi Ranperda di salah satu villa di lingkungan Pangale. (foto : ist)

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Pemenuhan penyelenggaraan pelatihan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi salah satu perhatian DPRD Provinsi Sulawesi Barat, untuk itu, Sosialisasi rancangan peraturan daerah peningkatan SDM ASN dilakukan anggota DPRD Sulbar Dalif Arsyad di salah satu villa lingkungan Pangale kecamatan Banggae Timur Kabupaten Majene, Selasa (2/11/2021).

Lahirnya rancangan peraturan daerah pelatihan dan pengembangan kompetensi SDM ASN inisiasi DPRD Provinsi Sulbar bukan tanpa sebab, tugas pemerintah provinsi sulbar dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik, sangat ditentukan oleh kualitas dan profesional SDM provinsi sulbar menjadi salah satu alasannya.

“Kompetensi ini sangat penting dimiliki seorang ASN agar ke depan kemampuan dan karakteristik yang dimiliki seorang ASN, berupa pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas jabatannya dapat secara profesional, berdayaguna dan berhasil guna,” terang Dalif Arsyad.

Baca juga  DPRD Sulbar Ekspose Rancangan KUA/PPAS dan APBD Perubahan 2020

Lanjut dikatakan anggota DPRD Sulbar partai PKB ini, peningkatan kualitas dan profesionalisme SDM bagi ASN melalui pelatihan dan pengembangan kompetensi, salah satu satunya mewujudkan amanah undang undang. Dalam amanat undang undang nomor 5 pasal 16 tahun 2014 jelas dikatakan, setiap jabatan aparatur sipil negara ditetapkan sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan. “Jadi agar terukur kualitas dan profesionalismenya, maka perlu diuji lewat pelatihan agar kompetensinya dapat berkembang dan mengimplementasikannya,”jelas salah satu pencetus IM3I Majene ini.

Baca juga  Hearing Dialog, Itol Saiful Tonra : Pemulihan Ekonomi Roh APBD 2022

Dalam pertemuan itu, Muhammad Akil salah satu tokoh pemuda yang hadir dalam pertemuan, mengapresiasi lahirnya rancangan peraturan daerah tentang pelatihan dan pengembangan kompetensi SDM ASN, selain itu, Akil juga berharap mendapat penjelasan mengenai pasal 23 di poin 4, dimana dijelaskan fasilitasi pengembangan kompetensi SDM diantaranya, anggota DPRD, kepala desa atau perwakilan desa, BUMN/BUMD, tenaga kependidikan dan non kependidikan, tenaga kesehatan dan sumber daya manusia lainnya. “Kami ingin minta penjelasan dari huruf a sampai huruf f sama sekali tidak menyinggung soal pengembangan kompetensi SDM kepala lingkungan yang juga dipilih oleh rakyat,” terang akil yang juga salah satu ketua kelompok tani.

Baca juga  DPRD Sulbar Terima Kunjungan DPRD Sulteng Terkait Penanganan Covid-19

Tanggapan dari masukan salah seorang peserta, Dalif Arsyad menilai yang disampaikan sangat brilian. Saran atau input dalam pelaksanaan sosialisasi rancangan peraturan daerah sangatlah dibutuhkan. “Ini masukan sangat brilian, akan kita tampung semua masukan untuk ditindaklanjuti dalam tahap berikutnya. Kita akui perda ini masih berupa rancangan, olehnya sebelum difinalisasi dan ditetapkan menjadi peraturan daerah, kita perlu banyak masukan, seperti ini misalnya kepala lingkungan diberikan kedudukan yang sama, ” terang Dalif seraya berharap ranperda ini mendapatkan apresiasi pemerintah dan masyarakat agar secepatnya diundangkan. (adv-Satriawan)