Anggota DPRD Sulbar Dalif Arsyad Jaring Aspirasi di Camba Utara

  • Bagikan

MAJENE, Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, M. Dalif Arsyad mengisi reses di lingkungan Camba utara kelurahan baru kecamatan banggae Kabupaten Majene, jum’at(28/01/2022) malam

Hadir dalam acara itu, kepala lingkungan, tokoh agama, masyarakat petani, masyarakat terampil beserta ibu rumah tangga

Mengawali sambutannya, politisi partai kebangkitan bangsa ini menjelaskan, reses tahap l masa sidang ke ll tahun anggaran 2022 dilakukan, tujuannya tak lain untuk menjemput aspirasi dari masyarakat di setiap wilayah, agar nantinya dapat terbaca di nomenklatur APBD tahun 2023 mendatang.

“Pertama yang perlu dipahami, pengusulan program 2023 itu batasnya di akhir bulan maret tahun 2022,karena sekitar pertengahan tahun 2021 kegiatan reses tahap ll masa sidang ke lll juga sudah di gelar.jadi usulan dalam reses tahap ll masa sidang ke lll tahun 2021 dan program dalam reses tahap l masa sidang ke ll tahun 2022, itu juga inclute masuk dalam tahun anggaran 2023,” jelas dalif.

Sementara itu kepala lingkungan Camba Utara Mahmud, mewakili masyarakatnya menyampaikan, masih adanya fasilitas umum yang dirasa perlu dimaksimalkan. “Seperti pembangunan talud, drainase, jembatan pekuburan, MCK, pagar pekuburan, bentor, juga penerangan jalan. Ditambah lagi dari bantuan modal bagi usaha kecil serta alat pertukangan,”jelas Mahmud.

Mendengar sejumlah usulan yang disampaikan kepala lingkungan Camba Utara, M.dalif Arsyad merespon masukan yang disampaikan.

Dikatakan, seluruh program yang disampaikan ini nantinya akan dirumuskan terlebih dulu kemudian dibahas dalam rapat DPRD. “Lalu akan disepakati untuk diparipurnakan,”terang Dalif.

Lanjut Dalif, sejumlah usulan misalnya dari sisi kebutuhan infrastruktur, bantuan modal, alat pertukangan dan yang lainnya syarat administrasinya harus jelas. “Reses ini sifatnya resmi, apa yang disampaikan dalam pertemuan ini, dasarnya lewat proposal, tanpa itu akan sia-sia adanya. Olehnya demikian, saya ingatkan proposalnya paling lambat awal Maret sudah diserahkan dan tujuannya ke gubernur tidak perlu ada cq,” jelas Dalif. (satriawan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.