Amankan Natal dan Tahun Baru, Polres Pasangkayu Gelar Operasi Lilin Siamesei 2020


SULBAR99NEWS.COM-PASANGKAYU – Polres Pasangkayu menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor Operasi Lilin Siamasei 2020 yang dilaksanakan di Aula Rupatama Polres Pasangkayu dalam rangka persiapan Pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Kamis Pagi (17/12/2020).

Rakor tersebut dipimpin oleh Waka Polres Pasangkayu Kompol Ade Chandra C.Y, S.I.K yang dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Pasangkayu seperti Perwakilan Bupati Pasangkayu, Dandim 1427 Pasangkayu, Ketua PN Pasangkayu serta Kabid RR Pasangkayu, Kasat Pol-PP Pasangkayu, Ketua Orari Pasangkayu, Sekdis Dinas PU-PR Pasangkayu, Ketua Senkom Pasangkayu, Sub Tekhnik PLN, Kasi LLAJ Dishub Pasangkayu, Kasi Penanggulangan Kemiskinan Pesisir Pantai Dinsos Pasangkayu, Kabag Ops Akp Iswan Mulyanto, Para Kasat dan Perwira lainnya.

Baca juga  Pesan Kapolri Buat 8 Kapolda Yang Baru Dilantik: Netralitas Hingga Tegakkan Prokes

Dalam Sambutannya mewakili Kapolres Pasangkayu, Wakapolres Kompol Ade Chandra menyampaikan, tahun ini akan melaksanakan Operasi Lilin Siamasei tahun 2020 dengan Tujuan untuk Mengamankan Hari Natal 2020 dan pergantian tahun 2020 ke tahun 2021 dengan suasana yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga  Kasat Intelkam Iptu Antonius Minta Dukungan Personil Polres Pasangkayu dan Jajaran

“Mengingat kita berada di masa Pandemi Covid-19, sehingga diharapkan agar bersama-sama dan satu kata untuk menerapkan Protokol Kesehatan yakni tidak adanya kerumunanan masyarakat pada saat pergantian tahun 2020 ke tahun 2021, tidak dibenarkan membunyikan petasan dan kembang api serta musik yang bisa mendatangkan kerumunan orang banyak,” ujarnya.

Baca juga  Kasat Sabhara Polres Pasangkayu : Mauki Sehat Jangan Berkumpul di Keramaian Saat Pergantian Tahun

Untuk Saudara kita umat Kristiani, lanjut Wakapolres, juga tetap akan melakukan Ibadah Natalan di Gereja dengan dukungan penuh pengamanan instansi terkait dengan tetap mempedomani Protokol Kesehatan. “Yakni menggunakan masker, membatasi kumpulan jamaah dan menjaga jarak serta mencuci tangan saat masuk ke dalam gereja begitu juga disaat keluar,” tuturnya. (Satriawan)


HALO POLISI