Akhirnya Rektor Unsulbar Temui Massa Pengunjuk Rasa

  • Bagikan
Rektor Unsulbar Akhsan Jalaluddin berdialog dengan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Unsulbar. (Foto : Ramli)

SULBAR99.COM-MAJENE, Setelah melakukan unjuk rasa yang kedua kali dan berupaya untuk berdialog dengan Rektor Unsulbar, akhirnya puluhan massa Aliansi Peduli Unsulbar ditemui Rektor Unsulbar Akhsan Jalaluddin di pelataran Rektorat Unsulbar, Kamis (17/10/2019).

Ketua Aliansi Peduli Unsulbar, Ramli yang ditemui mengatakan, aksi kedua ini menindaklanjuti aksi pada Senin 14 Oktober lalu yang gagal bertemu rektor Unsulbar. “Tuntutan kami sudah sampai, Rektor tadi ada di kampus dan berdialog dengan mahasiswa,” ungkap Ramli.

Beberapa saat sebelumnya, puluhan massa Aliansi Peduli Unsulbar ini melakukan penyegelan di Fakultas Fisipol dan melakukan pemberhentian proses kuliah yang sedang berlangsung di Fisipol. Setelah melakukan penyegelan, puluhan mahasiswa melanjutkan aksinya di Rektorat Unsulbar.

“Tapi adapun nanti tuntutan kami akan ditindak lanjuti oleh rektor dan insya Allah dalam satu bulan mereka akan genjot masalah akreditasi,” ungkap Ramli.

Pengurus HMI cabang Majene itu menambahkan, dalam dialog dengan Rektor Unsulbar, Akhsan, juga akan membentuk tim akreditasi dalam setiap jurusan. “Dalam kurung waktu yang dekat semua tuntutan mahasiswa akan diperjuangakan,”ujar Ramli menirukan ucapan Rektor.

Ramli menyebutkan, janji Rektor Unsulbar ini akan dikawal terus. ” Kami akan kawal terus janji Rektor sampai pihak Rektorat memenuhi semua tuntutan kami,”tegas Ramli.

Menyinggung masalah gedung perkuliahan Unsulbar yang sangat jauh tertinggal dengan kampus STAIN Majene, padahal Unsulbar jauh lebih dahulu berstatus Negeri, Rektor menyebutkan masalah pembangunan kampus STAIN beda dengan Unsulbar. “Kalau STAIN ditangani langsung oleh Kementerian Agama,” ujar Ramli menirukan ucapan Akhsan sembari menambahkan, Unsulbar juga berada di naungan kemendikbud apalagi Unsulbar banyak dibantu oleh pemerintah Provinsi Sulbar. (Ih)

  • Bagikan