Air Mata Bupati Majene Lukman Menetes di Rutan Majene, Apa Sebabnya?


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Detik-detik terakhir masa jabatannya, Bupati Majene Lukman masih menghadiri sejumlah agenda penting. Usai memantau pelaksanaan vaksinasi massal di pendopo rujab. Sekitar pukul 09.00 wita, ia kemudian bergerak ke Rutan kelas II Majene untuk menyerahkan sertifikat tanah hibah dari Pemerintah Kabupaten Majene kepada Kepala Rutan kelas II Majene.

Sejak dimulainya acara, suasana haru sudah terasa terlebih kedekatan Bupati dengan Rutan Majene sudah sedari dulu, sehingga acara penyerahan sertifikat dikemas layaknya perpisahan. Pihak Rutan kelas II Majene menyiapkan video kebersamaan dan ucapan terima kasih kepada Bupati Majene. Sontak seluruh ruangan berubah menjadi sedih dan haru. Bupati Majene terus menyeka air matanya yang jatuh.

Baca juga  Pemkab Majene-Dirjen Perbendaharaan Sulbar Teken MoU

Terlebih saat para Narapidana tampil membawakan lagu Mandar. Bupati dan tamu lainnya kembali meneteskan air mata bahkan para napi yang bermain musik.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulbar yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan Bimbingan dan TI Subakdo Wulandro mengatakan, melihat penyambutan Rutan Majene sangat terlihat kedekatan seolah olah antara bapak dengan anaknya-anaknya. Bupati Majene katanya memperlakukan mereka layaknya kepala Dinas bukan lagi Instansi vertikal. “Saya terharu, dan mendoakan bapak yang terbaik, saya sudah bertugas di beberapa tempat di Indonesia, apa yang bapak dilakukan ini tidak banyak yang dilakukan di daerah lain,” ujarnya.

Bupati Majene Lukman mengatakan, hanya 13 jam lagi ia akan meninggalkan jabatannya. Ia sangat bahagia karena dimasa tersebut ia bisa menunaikan janjinya untuk menyerahkan sertifikat hibah tersebut. “Bersama perkim, BPN, Bapenda, kami terus berkolaborasi meski melalui proses yang panjang. Alhamdulillah doa kita diijabah, dan tidak ada utang yang saya tinggalkan untuk Rutan,” ucapnya.

Baca juga  Warga Keluhkan Parkiran Rumah Sakit Majene yang Semrawut

ia juga merasa sangat istimewa dengan penyambutan Rutan kelas II Majene dan berpesan kepada Warga binaan untuk tetap sabar dan semangat. “Semua ada waktunya, akan indah pada saatnya, biar kata orang kita terpuruk tapi kita akan bangkit dan memiliki semangat luar biasa,” terangnya.

Di kesempatan tersebut, mantan wakil ketua DPRD Majene itu kembali mengucapkan permohonan maaf jika selama ini ada hal kurang berkenan dan yakin kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati yang akan dilantik besok akan lebih bagus darinya.

Baca juga  Gadis Cantik Pengendara Motor Meninggal Tertimpa Pohon Kelapa

Kepala Rutan Kelas II B Majene Rasbil, juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemda Majene atas tanah hibah tersebut. Bahkan telah ditanami jagung, cabe, terong dan timun.

Di lahan yang dihibahkan tersebut, cukup banyak pohon kelapa yaitu 350 pohon. Bahkan buahnya juga dimanfaatkan saat bulan puasa lalu diolah menjadi minuman takjil bagi penjaga.

Turut hadir Kepala BPN Majene, Kadis Perkimtan, Kepala Bapenda dan undangan lainnya. (ih)