6 Orang Asing Pekerja Sosial di Majene Dalam Pengawasan


Wakil Bupati Majene Arismunandar, saat memberi sambutan sekaligus membuka secara resmi Rapat Tim PORA di hotel Villa Bogor. (foto : Prokopim Majene)

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Rapat Pengawasan Orang Asing yang dilaksanakan Tim PORA Kabupaten Majene digelar di Hotel Villa Bogor, Jum’at, 17 September 2021.

Agenda acara yaitu Penguatan peran Tim PORA Kabupaten Majene dalam fungsi pengawasan dan penegakan hukum berkaitan dengan keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Majene.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Bupati Majene Arismunandar dihadiri juga Kepala kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polewali Mandar Selaku Ketua Tim Pora, Erybowo Radyan Asmono serta para peserta rapat lainnya selaku anggota Tim PORA Majene yang terdiri dari 13 orang, dari Kanwil Kemenkumham Sulbar, Kodim 1401 Majene – Polres Majene, Kejaksaan, Kementerian Agama, Bag. Hukum Setda Majene, Perwakilan Kesbangpol, Dinas Pendidikan, Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi, Disdukcapil serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Majene.

Kepala kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polewali Mandar Selaku Ketua Tim Pora, Erybowo Radyan Asmono melaporkan, saat ini warga negara asing yang tercatat berada di wilayah Kabupaten Majene berjumlah 6 orang yang terdiri dari 5 orang WNA kebangsaan Amerika Serikat pemegang ITAS pekerja sosial di bidang Pendidikan pada Yayasan Salili Mandar dan 1 orang WNA Kebangsaan Jerman pemegang ITAS pekerja sosial Bidang Kesehatan pada Yayasan Salili Mandar.

Baca juga  Lurah Banggae Terima Kasih Pada Bupati karena Dibagikan Sertifikat Tanah Gratis

“Kita sepakati bersama, bahwa pengawasan orang asing tidak hanya menjadi tugas pada instansi Imigrasi semata, melainkan juga pada instansi pemberi kebijakan dan penegakan hukum sesuai tugas dan fungsinya yang juga mengusung tugas-tugas pengawasan,” ujarnya.

Tim Pengawasan Orang Asing, atau TIM PORA yang dibentuk berdasarkan ketentuan Pasal 69 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian ini, secara garis besar mempunyai tugas dan fungsi untuk melakukan pengawasan atas segala kegiatan dan keberadaan Orang Asing di Wilayah Kabupaten Majene.

Sebagai wujud pelaksanaan kegiatannya, pada tahun 2021 TIM PORA Kabupaten Majene telah melaksanakan Operasi Gabungan sebanyak 1 kali, yaitu pada tanggal 17 Maret 2021, dengan kegiatan pengawasan orang asing yang bekerja di Yayasan Salili Mandar kecamatan Banggae.

Namun demikian, kegiatan Tim Pengawasan Orang Asing tidak hanya sebatas melakukan pengawasan terhadap keberadaan orang asing di wilayah Indonesia berkaitan dengan kebenaran/keabsahan dokumen dan kegiatannya, tapi dapat juga diantaranya melakukan atau memberikan saran, dan pertimbangan perkiraan keadaan, kepada masing-masing instansi yang berwenang, baik yang diperoleh dari informasi situasi nasional dan regional, ataupun internasional.

Baca juga  Sengketa Pilkades di Empat Desa, Kadis PMD : Bila Diperlukan, Ahli Dilibatkan

“Seperti hal-hal yang menyangkut transnasional crime, penyelundupan narkoba, kejahatan siber, TPPO, kesehatan masyarakat seperti saat ini menyangkut pandemi covid-19, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan isu-isu internasional, seperti adanya kemungkinan mobilisasi orang berstatus sebagai pengungsi/refugee dan pencari suaka/asylum seeker akibat adanya gejolak pemerintahan atau hal lainnya pada suatu negara tertentu,” tuturnya.

Oleh karena itu, lanjut Erybowo, tentunya diharapkan bersama dengan keberadaan Tim PORA di wilayah Kabupaten Majene ini, dapat berjalan optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi berkaitan dengan pengamanan wilayah.

Pembentukan dan pengukuhan TIM PORA di wilayah Kabupaten Majene, telah dilaksanakan melalui beberapa tahap, yaitu untuk tingkat Kabupaten, dibentuk pada tahun 2016, selanjutnya pada tahun 2019 di bentuk 4 Tim PORA tingkat Kecamatan, yaitu Kecamatan Pamboang, Sendana, Banggae dan Kecamatan Malunda. Kemudian pada tahun 2020, dibentuk kembali 4 Tim PORA tingkat Kecamatan yaitu Kecamatan Banggae Timur, Tammarodo Sendana, Tubo Sendana dan Kecamatan Ulumanda. Total keseluruhan Tim PORA Tingkat Kecamatan sudah mencapai 8 kecamatan, dari seluruh kecamatan yang ada di wilayah kabupaten Majene.

Baca juga  Melalui Program 3S, Polres Majene Bantu Warga Kurang Mampu

Sementara itu, Wakil Bupati Majene Arismunandar, sekaligus membuka secara resmi Rapat Tim PORA Majene mengatakan, agenda kegiatan hari ini, tentang keberadaan orang asing di Majene, dalam setiap tahunnya biasa kedatangan orang asing, baik untuk kunjungan wisata, pendidikan maupun kegiatan sosial lainnya.

“Untuk tujuan pendidikan biasa terjadi bila ada pertukaran guru, karena seingat saya ada guru atau tenaga pendidik berasal dari orang asing atau luar negeri dan sudah cukup lama bermukim di Majene. Terkait pengawasannya tentu kembali lagi kepada kita semua untuk bersama sama bertanggung jawab. Agar kita semua tetap memonitor apa saja yang dilakukan selama di Majene,” ujar Arismunandar.

Selaku Pemerintah Kabupaten Majene, lanjut mantan ketua KNPI Majene itu, tentu sangat mendukung apa yang telah dilakukan hari ini dalam mendukung keberadaan Tim Pora dalam menjalankan aktifitasnya di Majene.

Wakil Bupati juga berharap agar kegiatan serupa tetap dapat dilaksanakan secara berkala di Majene. (ril)


DAERAH