3.780 Petugas KPPS dan Petugas Keamanan TPS Pikada Majene, Jalani Rapid Test


Komisioner KPU Majene, Zulkarnain Hasanuddin Sedang Memantau Pelaksanaan Rapid Test Bagi Petugas KPPS dan Petugas Keamanan TPS Pilkada Majene.

SULBAR99NEWS.COM–MAJENE, Sebanyak 3.780 orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Petugas Keamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada Majene 2020 menjalani rapid test.

Rapid test itu sesuai jadwal berlangsung serentak pada 11 hingga 17 November 2020. Pelaksanaan rapid test itu dengan basis Desa dan Kelurahan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Majene dan petugas puskesmas setempat.

Baca juga  Desa Kunyi Anreapi, Sasaran TNI Manunggal Membangun Desa 2021

Komisioner KPU Majene Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Zulkain Hasanuddin, Selasa (17/11/2020) menyebut, rapid test bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas selaku perpanjangan dari Dinkes Kabupaten Majene.

“Pelaksanaan rapid test bagi KPPS dan Petugas Keamanan TPS untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Majene 2020 dilaksnakan sejak tanggal 11 dan sampai hari ini, dan kemungkinan akan dilakukan perpanjangan jadwal rapid, sampai sebelum masa pembentukan selesai yakni sebelum tanggal 23 November 2020,”jelas Zulkarnain.

Baca juga  Kemendes PDTT Gandeng PLN Pastikan 100 Persen Desa Teraliri Listrik Tahun 2024

Menurut Zulkarnain perpanjangan jadwal ini dilakukan, dikarenakan ada beberapa kendala teknis antara dilapangan antara lain, ada yang karena tidak mau di rapid, sehingga dilakukan pergantian.

“Namun sampai hari ini dari informasi yang saya terima dari teman-teman PPK dan PPS dilapangan bahwa pelaksaan rapid test, Alhamdulillah semua berjalan lancar walau ada tempat yang sedikit terkendala tapi telah diatasi oleh teman-teman dilapangan. Jumlah petugas KPPS dan Petugas Kemanan TPS yang jalani rapid sebanyak 3.780 terdiri dari, KPPS .2940 dan Petugas Keamanan TPS 840 orang,”ungkapnya.(Alimukhtar).

Baca juga  Ratusan Warga Desa Martasari Jalani Vaksinasi Covid-19 yang Digelar Dokkes Polres Pasangkayu