20 Warga Polman Ikut Ujian Kompetensi Tata Busana Level II


SULBAR99NEWS.COM-POLMAN, Mutu para desainer tata busana terus ditingkatkan untuk membuka persaingan di dunia usaha, LKP (Lembaga kursus pendidikan) Amalia sebagai penguji nasional peserta uji kompetensi di kota parepare melakukan uji kompetensi di kabupaten Polman provinsi Sulbar, Jumat (8/10/2021)

Peserta uji kompetensi adalah LSK (lembaga sertifikasi uji kompetensi tata busana) sebagai peserta nasional dan mengikut sertakan peserta LKP Marica yang beralamat jalan Sandangan Teppo nomor 03 desa Tangnga Tangnga Kecamatan Tinambung

Baca juga  Konsultasi Publik II Penyusunan KLHS-RPJMD Kabupaten Majene 2021-2026 Libatkan UNHAS

Kegiatan yang merupakan program PKK Bidang Tata Busana level II LKP Marica yang melibatkan 20 peserta yang dilaksanakan dalam dua tahap. Yaitu tahap ujian secara tertulis dan ujian secara praktek. Hadir dalam kegiatan ini Kabid PAUD Diknas Ilyas, MM dan penguji kompetensi.

“Kita berharap para peserta ini benar-benar serius dalam mengikuti uji kompetensi tata busana. Sebab sejak dari sinilah mereka mampu bersaing untuk dunia usaha. Ketika mereka mampu menerapkan ilmu mereka, maka menjadi dasar yang baik dalam usaha mereka ke depannya. Kami terus mendorong dan mengupayakan agar para desainer tata busana ini, terus meningkat kompetensinya dan memberi kesejahteraan bagi kehidupannya dan keluarga disekitar,” tutur Winda Lestari, Amd.Kom

Baca juga  Mau Tahu Tupoksi Bagian Protokoler Majene?

Sebelum dimulai ujian tersebut ditandai dengan penyerahan naskah ujian tertulis dari ketua LKP Amalia, kepada ketua LKP Marica Winda Lestari, Amd. Kom ke tim uji kompetensi. Dengan harapan bahwa pelaksanaan uji kompetensi ini peserta dapat bekerja pada dunia industry dan dunia usaha.

Baca juga  Kades Balombong Bangun PAUD, TK dari Dana Desa

Peserta uji kompetensi yang lulus akan ditampung konveksi putra kembar yang dipimpin Widya Lestari yang beralamat di desa tangnga tangnga kecamatan tinambung, warga peserta didik LKS Marica yang dipimpin Winda Lestari tidak lagi susah untuk mengembangkan bakatnya atau mencari pengembang tata busana di luar sana. (Syarifuddin Andi)


DAERAH