150 Sertifikat Tanah di Baurung Dibagikan Gratis Tanpa Dipungut Biaya


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Penyerahan Sertipikat Tanah Untuk Rakyat secara gratis kembali dibagikan Kantor Pertanahan Kabupaten Majene di Balai Pertemuan Kelurahan Baurung, Senin, 23 November 2020.

Dihadiri Ka. BPN Majene, Andi Mappangile. A, PTNH, Kasubag Umum dan Perencanan BPN Majene, Muh. Alwi, Lurah Baurung, Heryadi. HR, SS, M. Si, Para Kaling se Kelurahan Baurung, Babinkantibmas

Lurah Baurung Heryadi. HR, SS, M. Si, menyampaikan, pihaknya telah melaksanakan tugas dengan kerja sama yang baik, sehingga akhirnya dapat menyelesaikan PTSL di Kelurahan Baurung. “Inilah itikad baik dari Pemerintah Kabupaten Majene dalam melaksanakan sistem pelayanan dalam masyarakat, dibuktikan dengan adanya pemberian hak secara yuridis kepada warga yang mempunyai sebidang tanah sehingga secara resmi dimata hukum warga sudah punya kekuatan tersendiri,” ujarnya.

Baca juga  Program Samisake, Hanya Pamboang yang Usulkan Pengadaan Mobil Damkar

Sementara itu, Kepala BPN Majene Andi Mappangile menyampaikan, hari ini kembali dapat menyerahkan sertifikat tanah. “Ini adalah tindak lanjut dari arahan langsung Presiden RI Joko Widodo pada acara penyerahan sertifikat secara virtual, dengan menyerahkan 1 juta sertifikat seluruh Indonesia. Untuk Provinsi Sulbar sebanyak  6.000 bidang dan untuk Kabupaten Majene sebanyak 1.201 Bidang selanjutnya kembali akan dilaksanakan lagi penyerahan sertifikat secara Virtual oleh Presiden kedepannya,” ujarnya.

Baca juga  Adat Mandar Atraksi 35 Kuda Menari Bergema di Pinrang

Menurut Andi Mappangile, Kelurahan Baurung ini dianggap sebagai kelurahan lengkap. Dalam artian semua bidang tanah yang ada disini telah bersertifikat lengkap. “Kami berharap kepada masyarakat yang belum punya sertifikat agar segera melengkapi berkasnya untuk proses kepemilikan,” tandasnya.

Baca juga  Desa Sepabatu, Poskamling Terbaik se Sulbar Gelar Pesta Rakyat

Sekadar diketahui, PTSL adalah program nasional yang dibiayai oleh pemerintah pusat sehingga semua bebas pembiayaan alias gratis. Dengan harapan agar pemilik sertifikat menjaga dengan baik, terutama tanda batasnya agar tidak terjadi kekisruhan dalam kepemilikan lahan. Karena kedepannya dapat menjadi modal dalam melaksanakan kegiatan, dengan cara menjaminkan ke pihak Bank dan sebagainya.


MAJENE