Terbaik terbaik

Dibaca : 37 kali.

10 Nelayan Majene Perjalanan dari Lombok Diperiksa, Ini Hasilnya


Sejumlah nelayan yang diskrening dan diukur suhu tubuhnya. (Foto : istimewa)

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Sebanyak 10 orang nelayan yang pulang dari Lombok Nusa Tenggara Barat, diperiksa di kantor kelurahan Pangaliali, Rabu (6/5/2020).

Salah seorang petugas kesehatan dari Puskesmas Banggae I, Hj. Husni S.Kep,Ns yang dikonfirmasi terkait pemeriksaan nelayan tersebut mengatakan, terdapat 10 nelayan yang diskrening. “Ada nelayan Garogo, Camba Utara, Deteng-deteng dan lainnya,” ujar Husni.

Baca juga  Pasien 58 Majene Sempat Berinteraksi dengan Warga Dusun Lainnya di Ulumanda
petugas puskesmas Banggae I .(Foto : istimewa)

Hj. Husni menambahkan, 10 nelayan tersebut diskrening, diukur suhu tubuhnya dan diberikan edukasi, namun tidak dilakukan pemeriksaan rapid test. “Alhamdulillah, semua normal suhu tubuhnya, rata-rata 36,” tambah Husni.

(Foto : istimewa)

Setelah nelayan ini diskrening, mereka dianjurkan untuk isolasi di rumah selama 14 hari. “Kami ambil nomor hpnya, ada petugas kami yang memantau, baik itu lewat telepon maupun dikunjungi ke rumahnya untuk dikasih vitamin dan obat,” tandas Hj. Husni seraya menyebut belum lama ini melakukan rapid tes kepada santri dari pulau Jawa dan hasilnya semua negatif.

Baca juga  Kunjungi Pengidap Kanker Mulut, Bupati Barru Perintahkan Segera Dirujuk ke Makassar
Baca juga  Sulbar Tertinggi Ketiga Terkait Masalah Gigi dan Mulut

Sementara itu, Muchtar, Staf kelurahan Pangaliali yang juga ketua relawan Tatobo mengatakan, sudah beberapa minggu standby 24jam melayani nelayan yang akan sandar namun hingga kini tidak jelas apa ada uang lelah bagi mereka. (Satriawan)