Dibaca : 57 kali.

10 KK di Lingkungan Paleo Tobhanda Majene Batal Terima BLT


Suasana bagian luar ruangan pembagian BLT di Boyang Assamalewuang. (Foto : istimewa)

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Di Lingkungan Paleo Tobhanda, kecamatan Banggae Majene, 10 Kepala Keluarga (KK) batal menerima BLT bansos daerah.

Kepala lingkungan Paleo Tobandha, Waliadi yang dihubungi via telepon, Jumat (15/5/2020) mengatakan, ada sepuluh KK yang terpaksa tidak diberikan BLT Daerah. “Ada BLT daerah, ada BLT Pusat, kebetulan 10 KK ini sudah menerima BLT pusat, jadi tidak dikasih, ” ujar Waliadi.

Baca juga  Lagi, Bupati Majene Serahkan 1.173 Token Listrik Gratis Di Ulumanda Malunda

Waliadi menambahkan dirinya merasa takut jika tidak mengembalikan dana daerah yang tidak jadi diserahkan kepada warga. ” Saya takut kalau tidak dikembalikan,” tambahnya.

Ketika disinggung sejumlah lingkungan permasalahannya hampir semua sama yakni data yang dobol, Waliadi mengatakan tentu akan dobol dan salah data karena data yang digunakan masih data lama. “Seperti PBB, banyak data yang ganda, bahkan ada juga yang sudah meninggal, karena itu data sejak dulu, tidak diperbaharui,” tandasnya.

Baca juga  Pemulihan Rehabilitasi Pasca Gempa, Pemkab Majene Rapat dengan Relawan Kemanusiaan

Di lingkungan Paleo Tobhanda, jumlah penerima BLT pusat sebanyak 48 KK dan penerima BLT daerah sebanyak 37 KK. “Ada 30 KK yang menyusul untuk mendapatkan BLT. Ini yang menyusul adalah orang yang sama sekali tidak dapat bantuan, baik itu PKH, sembako dan lain-lain,” tandasnya.

Baca juga  Tiga Fraksi DPRD Majene Sampaikan Pandangan Umum

Sebenarnya, lanjut Waliadi, mereka ini yang menyusul telah berulang kali diusulkan, namun tidak terdata,” ujar Waliadi. (Satriawan)